Cara Melepas Stress Untuk Ibu Pemula


Mempunyai anak merupakan anugrah yang sangat besar nilainya yang tak tertandingi oleh sesuatu apapun. Anak merupakan hadiah yang didamba dari setiap pernikahan. Oleh karena itu kita harus merawat serta memeliaranya dengan sebaik mungkin. Akan tetapi sering menjadi kendala terutama bagi ibu pemula yang belum sama sekali mengetahui cara perawatan anak.

Parenting Stress adalah kondisi dimana ayah dan ibu berada dalam kondisi stress dalam menjalani perannya sebagai orangtua. Hal ini umum terjadi terutama pada mereka yang menjalani peran banyak yakni sebagai pekerja profesional, orangtua dan juga mengurus urusan domestik dalam rumah tangga tanpa bantuan asisten rumah tangga dan tenaga layanan lainnya. Sumber dari parenting stress pada umumnya berawal dari kondisi atau diagnosa permanen terhadap perkembangan anak, kurangnya penerimaan lingkungan atau anggota keluarga lain terhadap kondisi yang sedang dialami oleh sang anak, sertanya kurangnya dukungan profesional terhadap orangtua yang sedang menghadapi masalah. berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar ibu pemula dapat mengurangi stress:

1. Hiruplah angin segar dengan berjalan santai diluar rumah setidaknya 30 menit sehari.

Dengan berjalan santai keluar rumah akan menghilangkan suntuk pada Ibu pemula yang kesehariannya dihabiskan di dalam rumah. Walaupun keluar rumah hanya sebentar tetap memastikan keamanan bayi Ibu. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Dengan keluar mencari angin segar Ibu juga dapat menemukan hal-hal baru. Seperti bertemu dengan tetangga, atau hanya sekedar membeli sesuatu di supermarket terdekat.

2. Jauhkan pikiran bahwa Ibu harus sempurna dalam mengasuh anak dan pekerjaan rumah tangga.

Setelah melahirkan, terus terang kadang Ibu tidak punya waktu yang cukup bahkan untuk mandi dan makan teratur. Terutama pada Ibu yang harus menyusui 8-10 kali sehari. Dan memiliki bayi yang masih kecil, sulit rasanya untuk melakukan pekerjaan rumah tangga dan mengasuh bayi dalam waktu bersamaan. Jika Ibu menuntut kesempurnaan dalam kedua-duanya, justru malah akan membuat stress semakin menumpuk. Meskipun rumah sedikit berantakan, jika piring cucian sedikit menumpuk, ada baiknya jika Ibu mengambil jeda sejenak. Mintalah pengertian kepada Ayah dan suami, dan minta bantuan mereka jika Ibu membutuhkannya.

3. Lakukan secara rutin paling tidak satu hal, untuk diri Ibu sendiri.

Jangankan menyisihkan waktu untuk mandi, banyak sekali yang harus dilakukan dalam merawat bayi Ibu. Ketika Ibu tidak punya waktu untuk melakukan hal-hal kebutuhan dasar untuk diri sendiri, itu akan menjadi sumber stress dan depresi juga. Diskusikan lah hal ini bersama Suami, minta bantuannya untuk menjaga si Kecil sebentar saja. Mungkin sepele, tapi jika Ibu membulatkan diri untuk memulai dan menjalani hal-hal kecil tersebut, kedepannya Ibu bisa merencanakan hal-hal yang lebih besar untuk diri sendiri.

4. Manfaatkan waktu tidur siang si Kecil

Sesekali, letakkan sebentar pekerjaan rumah Ibu, dan lakukan sesuatu yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan mengasuh Anak atau pekerjaan rumah tangga. Tidurlah di sebelah si Kecil jika Ibu kurang tidur, atau menonton film yang Ibu suka (drama korea misalnya) atau menelepon dan mengobrol bersama teman akrab Ibu. Dijamin bisa melepaskan stres!

5. Buatlah perkumpulan dengan Ibu-ibu lain yang mempunyai anak seumuran dengan si Kecil.

Jika umur bayi seumuran, biasanya Ibu-ibu mempunyai kegalauan dan kesulitan yang sama dengan Ibu. Jika Ibu bisa saling curhat dengan mereka, sedikit banyak Ibu akan merasa lega atau terhibur karena mungkin mereka mempunyai masalah yang sama dengan yang Ibu hadapi. Meskipun tidak kasat mata, ini adalah kekuatan dari ikatan simpati di antara Ibu semua. Seringlah mengobrol dengan ibu-ibu bayi seumuran dengan anak Ibu, Ibu akan mendapatkan informasi yang berguna seputar mengasuh anak dan lain-lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s