Mensiasati Harga Cabai yang Mahal


Untuk para penggemar cabai, kenaikan harga cabai cukup membuat pusing kepala. Bukan hanya penggemar, tetapi khususnya para pebisnis rumah makan yang selalu memerlukan cabai. Bayangkan saja, untuk 1 kg Cabai harganya mencapai Rp 140.000 hampir setara dengan harga 1 kg daging. Seperti yang dilansir oleh Liputan 6, penyebab kenaikan harga adalah faktor cuaca yaitu datangnya musim hujan. “Hujan bikin cabai rawit merah mahal, Rp 140 ribu per kg,” Liputan6.com, Jakarta, Senin (16/1/2017).

Untuk itu reqomen mau kasih Kamu, pilihan lain untuk memberikan sensasi pedas pada makanan kamu. Rasa pedas tidak hanya diperoleh dari cabai saja melainkan ada bahan makanan lainnya yang juga dapat menimbulkan sensasi pedas. Berikut rasa pedas yang dihasilkan selain dari cabai:

1. Merica Putih (White Pepper)

Merica Putih

Merica memiliki bentuk butiran kecil berwarna krem dan memiliki permukaan kulit yang halus,  berasal dari India. Merica putih diperoleh dengan cara mengambil dari buah merica utuh yang sudah matang kemudian direndam satu minggu. Kulit ari yang masih tersisa dibersihkan hingga yang tertinggal hanya inti biji yang berwarna keabuan, kemudian di jemur sampai kering. Di pasaran merica biasa dijual dalam bentuk butiran maupun bubuk. Walaupun rasa pedasnya tidak sedasyat cabai rawit namun merica tetap bisa mendatangkan rasa pedas tersendiri.  Di dalam merica terkandung zat yang bernama protein piperine. Zat inilah yang dapat menimbulkan rasa panas di mulut dan tengggorokan. Di hampir semua masakan pasti menggunakan merica sebagai bumbu masakan. Bahkan orang-orang Eropa sangat menyukainya.

2. Merica Hitam (Black Pepper)

Merica Hitam
Merica Hitam

Hampir sama dengan merica putih, hanya saja merica hitam diambil dari buah merica yang belum terlalu matang. Kemudian biji tersebut difermentasi dengan cara ditumpuk  selama dua sampai tiga hari, baru kemudian dijemur hingga berubah warna menjadi hitam dan keriput.

Aroma black pepper lebih menyengat dibandingkan dengan aroma white pepper.  Karen di dalam black pepper terdapat zat yang dapat membangkitkan aroma seperti : linalool, pinene, limonene, sabinene, dan caryophyllene.

Baik merica hitam maupun merica putih selain digunakan sebagai bumbu masakan yang memiliki rasa pedas selain cabai, keduanya juga dapat digunakan untuk herba, sebagai campuran untuk minyak urut, serta dapat juga digunakan sebagai campuran minuman dalam bentuk spirit.

3. Szechuan Pepper

Szechuan Pepper

Sebenarnya bumbu khas ini tidak termasuk dalam golongan merica. Di sebut pepper karena memiliki bentuk dan pedas serta hangat mirip dengan merica. Bentuknya seperti merica tetapi memiliki dua ruas kulit buah. Akan keluar biji hitam jika sudah merekah. Biasanya dapat diperoleh di toko bahan masakan Cina dalam bentuk yang sudah kering.

Bumbu khas ini berasal dari kulit luar tumbuhan zanthoxylum ( jeruk-jerukan). Namanya di ambil dari Provinsi Szechuan, Cina. Meskipun tidak memiliki rasa pedas yang panas seperti cabai dan merica, namun merica szechuan dapat memberikan efek kelu pada lidah seperti kebas.

Di Indonesia juga mengenal jenis merica ini, hanya saja dalam versi  yang berbeda. Di Indonesia merica ini dalam tampilan warna hijau, masih muda, dan segar.  Dan orang Sumatra Utara menyebutnya sebagai buah andaliman. Biasanya yang menggunakannya adalah penduduk Sumatra Utara. Di Sumatra Utara andaliman biasa digunakan untuk sambal dan penyedap dalam saksang dan arsik.

4. Wasabi

Wasabi

Bumbu khas yang satu ini juga memiliki rasa pedas selain cabai. Berasal dari Jepang dan sangat populer di negara sakura tersebut. Wasabi berasal dari akar jenis kubis-kubisan asli Jepang. Memiliki rasa yang menyengat hidung, serta mempunyai bentuk bubuk dan pasta dengan warna hijau. Biasanya dijual dalam bentuk kemasan plastik atau tube.

Pedasnya wasabi tidak seperti cabai dan merica, yang berasa pedas di mulut dan tenggorokkan. Rasa pedas wasabi langsung menyengat hidung dengan tajam. Selain sebagai bumbu masakan ada juga yang menggunakan wasabi sebagai bahan kosmetik. Bahkan di perkembangan kuliner sekarang ini ada yang menggunakan wasabi didalam rasa es krim.

Tentu saja apapun yang mau Kamu masak, harus disesuaikan juga dengan bumbunya. Jadi walaupun tidak memakai cabai untuk rasa pedasnya, makanan kamu rasanya tidak akan aneh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s