5 Fenomena di Sosial Media


Globalisasi mengakibatkan kemajuan pengetahuan dan teknologi. Salah satunya adalah internet yang merupakan bagian dari teknologi yang canggih, yang di dalamnya terdapat berbagai macam media sosial. Media sosial ini adalah sarana komunikasi sosial secara online di dunia maya. Salah satu situs yang saat ini sedang marak di kalangan masyarakat adalah jejaring sosial. Mendengar kata ‘jejaring sosial’ tentunya terlintas facebook, twitter, instagram, dan sebagainya.

Bersosialisasi melalui aplikasi sosial media bisa membuat seseorang berkenalan dengan orang baru dari belahan penjuru dunia lain. Selain itu dengan sosmed bisa membuka tali silahturahmi yang mungkin pernah terputus. Namun kalau kamu salah mengartikan segi positif sosial media maka kamu bisa berkenalan dengan orang yang tidak baik bahkan menjerumuskan kamu. Ada banyak konten tidak pantas yang bisa diakses melalui sosial media. Terlepas dari baik buruknya, berikut reqomen kasih info tentang fenomena terpopuler di sosial media yang terjadi saat ini.

1. Selfie

selfie
Menurut penelitian, orang yang suka selfie berarti memiliki rasa kurang percaya diri.

Selfie adalah jenis foto potret diri yang diambil oleh diri sendiri dengan menggunakan sebuah kamera, baik kamera digital atau kamera telepon. Menurut sejarah, mengabadikan diri sendiri dengan perangkat elektronik atau dalam bahasa Inggris dinamakan self-portrait atau disingkat selfie dilakukan pertama kali oleh seseorang bernama Robert Cornelius pada tahun 1839. Selfie ini memang menarik dan hampir semua  orang yang memiliki gadget pasti pernah selfie. Selfie mulai dikenal sejak jejaring sosial facebook, twitter dan instagram dan lain sebagainya. Gaya selfie yang di upload pun lucu dan unik.

2. Check in

check-in
Dengan cara ini seseorang bisa lebih eksis karena bisa Check In di tempat-tempat populer atau hanya di rumah sendiri.

Aplikasi Check-in memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi lokasi mereka dengan pengguna lain dan situs jejaring sosial seperti Facebook, Path, Instagram dan Twitter. Para penggunanya mengadopsi dan menggunakan Check In karena mereka menawarkan manfaat seperti memberikan informasi tentang tempat-tempat tertentu atau tentang promosi dan diskon untuk tempat terdekat. Fitur check in ini memang unik karena siapa saja bisa tahu keberadaan kamu.

3. Foto Kuliner

Menurut hasil riset yang ditulis di situs tersebut, memfoto makanan lalu memamerkannya di Instagram diklaim dapat membuat rasa makanan yang biasa-biasa saja jadi lebih nikmat.
Menurut hasil riset yang ditulis di situs tersebut, memfoto makanan lalu memamerkannya di Instagram diklaim dapat membuat rasa makanan yang biasa-biasa saja jadi lebih nikmat.

Bayangkan makanan yang sudah di siapkan harus di foto dari berbagai angle seolah kamu fotographer majalah atau situs kuliner. Belum lagi makanan yang disajikan adalah jenis makanan yang mudah dingin atau meleleh seperti es. Walau bagaimanapun fenomena ini menarik bahkan banyak yang sengaja mengisi akun sosial medianya dengan beragam foto makanan. Cukup banyak juga yang sukses mendapat banyak follower karena selalu rutin mengupload foto makanan dari berbagai penjuru dunia.

4. Update Status

update-status
Mau makan update, mau mandi update, mau tidur juga update. Tanpa hari tanpa update. People nowadays.

Hampir semua orang di dunia pasti telah mengenal facebook. Facebook merupakan salah satu jejaring sosial yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dan saling bertukar informasi. Di facebook kita dapat menulis atau membuat status mengenai apa yang sedang kita pikirkan. Dari status tersebut nantinya teman-teman kita juga pengguna akun facebook akan dapat mengomentari atau menyukai status kita tersebut. Dari mulai update status yang pengting sampai ga penting sama sekali. Dan aja juga yang isinya negatif, tapi banyak pula yang isinya positif. Tergantung bagaimana kita pintar-pintar untuk memilah informasi yang benar dan akurat. Agar informasi yang kita terima tidak salah dan benar keabsahannya.

5. Ajang Pamer

Tidak semua hal harus kamu update di social media. Just keep it for yourself.
Tidak semua hal harus kamu update di social media. Just keep it for yourself.

Memang social media menimbulkan beberapa fenomena, yang diantaranya adalah fenomena ajang pamer. Baik itu pamer sedang berada di pusat perbelanjaan mewah, pamer baru beli barang-barang baru, pamer muka, pamer kendaraan, pamer pacar, pamer sedang makan makanan mewah, pamer kemesraan, pamer kebaikan hati, pamer ekspresi, pamer foto liburan di luar negeri. Untuk fenomena ini terlihat tidak ada unsur positifnya. Bayangkan setiap properti pribadi yang bermerk atau check in  di berbagai tempat mewah mulai dari hotel mewah sampai dengan pesawat pribadi. Tentu cara ini hanya akan menimbulkan banyak haters, gunjingan di media dan yang paling parah menimbulkan akun-akun fiktif untuk saling menyerang.

Sumber: aradechoco.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s