Etika dalam Berteman dengan Rekan Kerja


Sebagai seorang pekerja, sudah pasti kesehariannya akan kamu habiskan bersama dengan rekan kerja. Menjaga hubungan baik dengan rekan kerja memang harus dilakukan demi berlangsungnya kenyamanan pada saat kamu berkerja. Dengan berhubungan baik dengan rekan kerja maka kamu dapat meningkatkan produktivitas kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan. Tapi bukan berarti semua rekan kerja bisa menjadi teman dekat kamu. Karena sudah seharusnya bagi seorang pekerja mengetahui akan batasan tentang suatu pekerjaan dan persoalan pribadi yang harus dijaga.

“Most of the successful people I’ve known are the ones who do more listening than talking.” ― Bernard M. Baruch

Kerja diibaratkan seperti sekolah atau kuliah. Kita akan bertemu banyak orang untuk berinteraksi, kerja sama dan bahkan dalam waktu yang lama. Memang dalam menjalin hubungan baik dengan rekan kerja tidaklah mudah. Karena setiap pribadi adalah adalah pribadi-pribadi yang berbeda, punya latar belakang yang berbeda, punya status sosial dan ekonomi yang berbeda juga yang akan memungkinkan kita bertemu dengan berbagai macam orang.

Lalu bagaimanakah cara berteman dengan rekan kerja yang baik?

1. Jaga Tutur Kata

Kemampuan komunikasi yang baik sangat berguna untuk menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja. (via: Lifestyle - Bisnis.com)
Kemampuan komunikasi yang baik sangat berguna untuk menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja. (via: Lifestyle – Bisnis.com)

Yang paling utama adalah menjaga tutur kata. Ada pepatah, “Mulut Mu Harimau Mu”, ya kata-kata ini mengartikan bahwa segala sesuatu yang diucapkan apabila tidak dipikirkan dahulu dapat merugikan diri sendiri atau orang lain. Tutur katamu juga menjadi kualitas dirimu. Hindari mengkritik rekan kerjamu di depan orang banyak. Sebaiknya jika kamu ingin mengkritik, lakukan hal itu secara privat dan diskusikan dengan baik-baik. Dan jangan lupa selalu menggunakan kata ‘tolong’ untuk meminta bantuan kepada rekan kerja, ‘terima kasih’ ketika rekan kerja kamu membantu meringankan kerjaan kamu, dan ‘maaf’ ketika kamu melakukan kesalahan. Mungkin memang ini tampak sepele, tapi sebenarnya ini sangat berpengaruh. Dengan menggunakan kata-kata tadi rekan kerja kamu akan merasa lebih dihargai. Hindari pula beragam sindiran maupun lelucon yang tidak pada tempatnya.

2. Jangan Bergosip

Kebiasaan bergosip di kantor bisa mengusik kerja, bahkan mengancam perjalanan karier. (via: www.forbes.com)
Kebiasaan bergosip di kantor bisa mengusik kerja, bahkan mengancam perjalanan karier. (via: http://www.forbes.com)

Seringnya bergosip di tempat kerja, bisa menunjukkan bahwa kurang produktifnya diri di tempat kerja. Bahkan bergosip mengenai orang-orang yang berkaitan dengan kehidupan pribadi kamu, sangatlah berisiko dengan kualitas kamu di tempat kerja. Sehingga hindari gosip apapun di tempat kerja sebaik mungkin. Demi terciptanya suasana kerja yang kondusif dan nyaman. Dengan menghindari gosip kamu juga akan terhindar dari segalam macam kesalahpahaman yang mungkin akan muncul. Tapi kalaupun kamu ingin berkomentar, berikanlah muatan yang positif.

3. Jangan Baper (Bawa Perasaan)

Hakikatnya seorang pekerja itu adalah sudah pasti tau bahwa tak ada pekerjaan yang mulus tanpa masalah. Semua bidang pekerjaan pasti pernah mengalami berbagai macam problematika yang menghadang. Agar kamu dan rekan kerja kamu tetap dapat berhubungan baik. Janganlah terlalu terbawa emosi pada saat rekan kerja kamu tidak sengaja membuat kamu tersinggung. Karena memang pribadi orang yang berbeda-beda yang membuat penilaian terhadap sesuatu hal pun menjadi berbeda. Contohnya, ketika ada rekan kerjamu yang ingin menolong meringankan pekerjaan kamu. Baiknya kamu terima dengan lapang dada, jangan terlalu dibawa perasaan. Kamu tidak perlu memikirkan ada maksud apa dibalik itu semua. Apalagi sampe membuat kesimpulan kalau kamu tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Kan belum tentu semua pikiran-pikiran negatif kamu itu benar.

4. Menghargai Privasi Orang Lain

Jika seorang rekan kerja menutup pintu ruang kerjanya, janganlah mengganggu sekalipun dia kelihatannya tidak sedang sibuk. Sebaliknya, kalau kamu perlu mendiskusikan sesuatu yang sifatnya sensitif dan rahasia, carilah ruang khusus. Tutup dan kuncilah agar tak ada orang lain yang ikut mendengar percakapan kamu. Hal-hal yang bersifat pribadi dan laporan kinerja karyawan bukanlah konsumsi bagi setiap telinga di tempat kerja, selain khusus untuk yang bersangkutan. Dan bukan urusan kamu juga untuk tahu semua masalah rekan kerja kamu. Mereka tidak akan suka kalau kamu ikut campur atau sampai menjudge masalah mereka dengan cara pikirmu. Begitupun kamu sebaliknya. Ingat, setiap orang memiliki masalah mereka sendiri, mereka tidak mau berurusan dengan masalah kamu juga.

5. Pahami Aturan Tak Tertulis

Ikuti peraturan yang sudah ada dan jaga sikap kamu di kantor. (via: http://blog.clifford-james.co.uk)
Ikuti peraturan yang sudah ada dan jaga sikap kamu di kantor. (via: http://blog.clifford-james.co.uk)

Selain peraturan yang sudah baku, ada sejumlah aturan tak tertulis atau etika yang juga membantu interaksi sehari-hari di tempat kerja berjalan mulus. Meski tak tertulis, etika ini merupakan faktor yang berpengaruh pada prestasi kerja Anda. Bukankah kalau merasa nyaman dengan rekan-rekan kerja, merasa betah hingga menganggap kantor sebagai rumah kedua, tanpa disadari kita akan senantiasa terpacu untuk menunjukkan kinerja terbaik? Dengan memahami dan mengaplikasikan etika, kita juga pasti akan lebih diterima di lingkungan.

Dalam situs http://www.levo.com, Shasta Nelson, penulis buku Friendships Don’t Just Happen, menyarankan agar kamu sebaiknya tidak terlalu terbuka pada rekan kerja. Nah, kalau kamu merasa salah seorang rekan kerja bisa lebih dipercaya atau layak menjadi sahabat kamu, beri waktu bagi diri kamu sendiri untuk mengenalnya lebih jauh. Pastikan kamu juga tidak terlalu banyak mengungkapkan hal-hal pribadi padanya.

Bahkan ketika kamu sedang berselisih dengan rekan kerja, biarkan masalah ini menjadi masalah kalian berdua. Segera temukan solusi tanpa perlu melibatkan rekan kerja lainnya. Jaga suasana kerja anda tetap nyaman dan tidak mengganggu pekerjaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s