5 Tempat Untuk Menikmati Senja di Jogja


Senja selalu menjadi moment terbaik untuk menikmati akhir dari “sesuatu”, mungkin hari terakhir sebelum datangnya tahun baru, atau sekedar hari terakhir liburan di Jogja sebelum pulang. Berikut kami pilihkan 5 tempat paling eksotik dan fotogenik untuk menikmati saat-saat matahari mewarnai langit menjadi jingga di Jogja,

1. Kalibiru

Meniti tangga gantung ke sebuah pohon pinus yang terletak di pinggir jurang akan membuat kita bisa bebas lepas memandang moleknya Pegunungan Menoreh. Dari atas papan kayu itu kita bisa melihat matahari yang hendak pulang dengan menunggang awan. Kaki-kaki cahayanya menjangkau permukaan bumi yang mulai kekuningan, seolah setiap langkahnya meninggalkan warna keemasan. Sementara sebuah telaga yang tenang terlihat di kejauhan. Sebuah telaga yang tetap setia menjadi cermin untuk matahari mematut wajahnya, memantulkan pendar sinar yang berkilauan. Di Kalibiru, segala kepenatan bisa hilang ditelan kesunyian. Nikmati setiap detik yang merangkak karena waktu akan terasa sangat lambat berjalan. Sejenak lupakanlah kota, tinggalkan pikiran-pikiran tentang tugas yang menumpuk, dan nikmatilah pemandangan yang ada.

2. Pantai Glagah

Ingin melihat sunset yang gagah? Datanglah ke Pantai Glagah!

Pantai Galah yang senjanya selalu gagah dan keren.
Pantai Galah yang senjanya selalu gagah dan keren. (sumber: Yogyes)

Gemuruh suara ombak Laut Selatan yang menghantam ratusan tetrapod akan menjadi backsound untuk sebuah drama perubahan warna langit dari biru terang menuju jingga keemasan.

3. Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal
Senja di Pantai Pok Tunggal yang selalu menawan. (sumber: Yogyes)

Menikmati keindahan Pantai Pok Tunggal takkan lengkap bila tidak meluangkan waktu sejenak untuk menunggu matahari tenggelam di balik cakrawala. Asyik juga bermalam di tenda sambil menikmati hembusan angin pantai serta deburan ombak setelah menikmati lembayung senja.

4. Istana Ratu Boko

Bangunan gerbang istana ini menambah keindahan Istana Ratu Boko pada saat senja.
Arsitektur bangunan yang kokoh dan megah menambah keindahan Istana Ratu Boko pada saat senja.

Berkunjung ke Istana Ratu Boko akan membawa kita masuk ke lorong waktu. Reruntuhan istana megah yang dibangun pada abad ke-8 ini menyembunyikan sebuah “sunset terindah di bumi”. Berjalan-jalan di reruntuhannya dan melihat pantulan cahaya matahari di bekas pemandian para putri akan membawa kita pada kisah romantis sekaligus misterius. Menikmati matahari senja yang muncul dari balik gapura adalah puncak dari penantian sunset terindah. Ah tidak terbayang betapa megahnya istana ini pada zaman dahulu.

5. Pantai Jogan

air-terjun-pantai-jogan
Air terjun ini debitnya dipengaruhi oleh curah hujan dan pantai ini diapit oleh tebing-tebing tinggi khas pengunungan kapur. (sumber: Yogyes)

Berlatar ungunya langit senja, menatap lepas ke Samudera Hindia, menyaksikan Poseidon melempar gulungan ombak yang seolah siap melahap, sementara di balik punggung, suara air terjun memekakkan telinga, pertanda derasnya air yang jatuh. Begitulah eksotiknya pemandangan senja di Pantai Jogan, sebuah pantai dengan air terjun yang langsung jatuh ke laut.

Tips:

Debit air terjun di Pantai Jogan akan sangat kecil pada musim kemarau, jadi sebaiknya datang saat puncak musim hujan (Desember – Januari).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s