Bersepeda untuk Sehat


Bersepeda saat ini sudah menjadi lifestyle di masayarakat perkotaan. Tengoklah pada akhir pekan, begitu banyak keluarga bersepeda berkeliling lingkungan sekitar perumahan atau dijalan-jalan bebas kendaraan. Bahkan disaat hari kerja semakin banyak pula yang bersepeda menuju ke tempat kerja atau kantornya. Kegiatan bersepeda beberapa tahun belakangan tidak hanya dilakukan oleh para orang tua, namun banyak generasi muda yang  mulai menyenangi kegiatan bersepeda ini. Lebih jauh, mereka mengembangkan kegiatan bersepeda dengan ide jiwa mudanya, hingga terlihat lebih menarik dan ekstrem.

Membiasakan pola hidup sehat memang agak sulit, apalagi bagi mereka yang super sibuk. Tanpa disadari mungkin saja kita tidak mengontrol kandungan makanan yang kita asup, karena begitu  banyaknya makanan junk food (cepat saji) di pasaran yang memang sudah menjadi menu keseharian, dan pola makan yang seperti itu akan menimbulkan berbagai penyakit. Maka bersepeda disarankan oleh para pakar kesehatan, karena dapat menyehatkan jantung dan menurunkan berat badan. Bila bersepeda selama 1 (satu) jam, diprediksi dapat membakar lemak lebih dari 500kkl tubuh, sekaligus melatih  kekuatan otot kaki. Dengan mengayuh pedal, otot kaki akan terus bergerak sehingga memperlancar sirkulasi darah. Demikian pula dengan bagian betis dan juga otot tangan serta pundak yang menjadi tumpuan akan terbentuk dan bertambah kuat meskipun kita hanya bersepeda minimal 2 kali dalam seminggu. Selain mendapat manfaat kesehatan, dengan bersepeda kita juga turut mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor.

Memang banyak manfaat bersepeda, namun kita juga harus menghindari resiko cedera saat beraktifitas gowes ini. Maka beberapa hal berikut sebagai reqomen bersepeda sehat :

Pertama, pastikan bagian-bagian penting dari sepeda kita, seperti kondisi rem dan ban apakah dalam kondisi yang benar-benar aman sehingga dapat meminimalisir resiko yang akan mengganggu perjalanan atau bahkan resiko kecelakaan yang mungkin terjadi.

Kedua, sebelum gowes lakukanlah pemanasan, seperti peregangan tangan dan pada otot-otot bagian bawah tubuh, mulai dari pinggang, paha dan betis anda.

Ketiga,  lengkapi sarana keamanan saat bersepeda sepeti, helm, sepatu, kaos kaki, kacamata teduh dan sarung tangan, serta perlengkapan lain yang biasa anda perlukan.

Keempat, di awal-awal sekitar antara 5-10 menit anda bersepeda, lakukanlah dengan perlahan-lahan dulu. Hal ini sebagai bentuk warming up agar otot-otot anda tidak kaget  dan dapat menyesuaikan dengan sepedanya.

Kelima, saat anda mengayuh sepeda, biasakan untuk mengayuh pedal dalam satu putaran penuh, jangan setengah-setengah. Kecepatan yang dianjurkan adalah dengan averages (rata-rata) 27 Km/jam. kecepatan ini dianggap mumpuni untuk menjaga kesehatan tanpa berlebihan. Ketika menjelang selesai bersepedapun, anda  harus melakukan pendinginan dengan cara mengurangi kecepatan kayuhan, semakin perlahan-lahan selama 10 menit terakhir sebelum anda benar-benar berhenti.

Demikian beberapa reqomen bersepeda sehat untuk anda dan keluarga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s